Pengaruh Pemberian Pursed Lip Breathing Dengan Pluit Tiup Bola Untuk Mengatasi Gangguan Respirasi Pada Anak Dengan Bronkopneumonia Di Ruang Anak RS Salak
The Effect of Pursed-Lip Breathing Using a Ball-Blowing Whistle on Respiratory Distress in Children with Bronchopneumonia in the Pediatric Ward of Salak Hospital
DOI:
https://doi.org/10.53801/jmn.v5i1.271Keywords:
bronkopneumonia, pursed lips breathing (plb), tiup bolaAbstract
Latar Belakang: Bronkopneumonia merupakan infeksi pada paru-paru yang sering terjadi pada anak yang menyerang saluran pernapasan bagian bawah paru-paru. Pursed Lip Breathing adalah latihan pernapasan dengan menarik udara melalui hidung dan mengeluarkan udara dengan cara bibir lebih dirapatkan atau dimonyongkan dengan waktu ekshalasi lebih di perpanjang. Pursed Lip Breathing (PLB) dengan Pluit Tiup Bola merupakan modifikasi dari teknik PLB yang memanfaatkan alat bantu berupa pluit tiup bola sebagai media visual dan mekanis, dan dapat meningkatkan motivasi dan kepatuhan pasien dalam melakukan latihan karena adanya umpan balik visual berupa pergerakan bola.
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian pursed lips breathing dengan pluit tiup bola untuk mengatasi gangguan respirasi pada anak dengan bronkopneumonia.
Metode: Metode penelitian kuantitatif dengan rancangan quasi-eksperimen melalui pendekatan pretest dan posttest. Jumlah responden 30 anak terdiri atas kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Uji statistik yang digunakan Wilcoxon Signed Rank Test.
Hasil: Hasil penelitian ini diperoleh nilai p-value sebesar 0,000 (<0,05) pada kelompok intervensi atau terdapat pengaruh yang bermakna pemberian pursed lips breathing dengan pluit tiup bola terhadap perbaikan gangguan respirasi.
Kesimpulan: Adanya perbedaan efektivitas pemberian pursed lips breathing dengan pluit tiup bola terhadap gangguan respirasi pada anak dengan bronkopneumonia. Intervensi ini dapat dijadikan alternatif terapi nonfarmakologis dalam meningkatkan status respirasi anak dengan bronkopneumonia.








