Pengaruh Edukasi Health Belief Model (HBM) terhadap Kepatuhan Pembatasan Cairan pada Pasien Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisa
The Effect of Health Belief Model (HBM)-Based Education on Fluid Restriction Adherence in Patients with Chronic Kidney Failure Undergoing Hemodialysis
DOI:
https://doi.org/10.53801/jmn.v6i1.290Keywords:
Hemodialisa, Pembatasan Cairan, Health Belief Model (HBM), LefletAbstract
Latar Belakang: Ketidakpatuhan pasien gagal ginjal kronik dalam pembatasan cairan akan berdampak pada penurunan kondisi tubuhnya serta berpengaruh terhadap terjadinya komplikasi salah satunya yaitu edema atau penumpukan cairan dan zat-zat berbahaya sisa metabolisme dalam tubuh.
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh edukasi Health Belief Model (HBM) Terhadap kepatuhan pembatasan cairan pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa RS. Mitra Keluarga Bina Husada Cibinong Tahun 2025.
Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain pre eksperiment one grup pretest dan posttest menggunakan data primer dengan jumlah responden sebanyak 22 responden, analisa data menggunakan Uji Wilcoxon Signed Ranks Test.
Hasil: Hasil distribusi frekuensi gambaran sebelum diberikan edukasi Health Belief Model (HBM) Terhadap kepatuhan pembatasan cairan pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa RS. Mitra Keluarga Bina Husada Cibinong mayoritas tidak patuh (59.1%) setelah diberikan edukasi Health Belief Model (HBM) mayoritas patuh (68,2%). Ada pengaruh edukasi Health Belief Model (HBM) Terhadap kepatuhan pembatasan cairan pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa RS. Mitra Keluarga Bina Husada Cibinong Tahun 2025 dengan p value (0,014 < 0,05).
Kesimpulan: Edukasi Health Belief Model (HBM) efektif meningkatkan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa.








